Halo sahabat selamat datang di website beritasepakbola.site, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Pemain Persik Ceritakan Perbedaan Liga Indonesia Dengan Serbia oleh - beritasepakbola.site, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Berita bola Indonesia â€" Pemain Persik Kediri, Nikola Asceric menceritakan perbedaan sepak bola Indonesia dengan Liga Serbia. Pemain asing ini yang baru mentas di Liga Indonesia, dengan memperkuat Persik Kediri saat ini.

Pemain anyar ini bisa dibilang sebagai permain yang punya pengalaman karena pernah berlaga di beberapa negara termasuk di Eropa. Asceric pernah merumput di Liga Serbia dalam perjalanan kariernya.

Penyerang berumur 29 tahun tersebut membela klub Liga Serbia yaitu FK Radnicki Nis (2015-2016), FK Vojvodina Novi Sad (2016), dan FK Macva Sabac (2019). Wajar dirinya tahu betul bagaimana kondisi sepak bola kedua negara

Persik Kediri secara resmi memperkenalkan Asceric sebagai pemain anyarnya ke publik pada 2 Maret 2020. Striker berpostur 196 cm tersebut direkrut oleh Macan Putih dengan durasi selama satu tahun kedepan.

Nikola Asceric pun sudah bermain di Liga Indonesia bersama Persik Kediri pada ajang Liga 1 2020. Asceric sudah mengoleksi dua kali penampilan dengan membukukan satu assist hingga pekan ketiga Liga 1 2020.

Sebagai pengalaman baru Asceric pun tak segan menyampaikan perbedaan yang dirinya rasakan antara sepak bola Indonesia dengan Liga Serbia ketika dihubunngi oleh BolaSport.com, 23 Juni 2020.

Menurut pemain anyar Persik tersebut, sepak bola di Liga Serbia lebih terasa sulit karena menggunakan taktik. “Di Serbia, sepak bola lebih sulit karena terkadang terlalu banyak taktik,” kata Asceric kepada dilansir dari BolaSport.

“Kalau di Indonesia, permainannya lebih terbuka dengan lebih banyak peluang untuk mencetak gol,” ujar nya lagi.

Namun baginya suporter di Liga Indonsia sangatlah royal. Para pendukung terlihat sangat ramai di semua pertandingan siapa pun timnnya.

“Di Indonesia, stadion terlihat penuh hampir setiap pertandingan. Di Serbia tidak seperti itu, hanya sedikit tim yang memiliki basis suporter yang bagus,” tutur Nikola Asceric.

Itulah tadi informasi mengenai Pemain Persik Ceritakan Perbedaan Liga Indonesia Dengan Serbia oleh - beritasepakbola.site dan sekianlah artikel dari kami beritasepakbola.site, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.